SQLite sebagai Database embedded pada Android



SQLite sebagai Database embedded pada Android

Teknologi, jika berbicara teknologi yang kita perhatikan saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Kebuuhan manusia yang setiap kali harus dilakukan secara langsung dan tanpa terunda oleh waktu dan tempat, dengan bantuan teknologi manusia dapat menyelesaikan pekerjaan mereka dengan tepat waktu.
Semakin berkembangnya teknologi semakin banyak manusia yang menciptakan berbagai kemudahan dan kecanggihan elektronik maupun perangkat lunak. Android merupakan salah satu pilihan yang diminati oleh jutaan orang di dunia. Hal tersebut disebabkan karena kenyamanan serta mudahnya pemakaian aplikasi Android yang membuat pengguna telepon seluler semakin tertarik untuk menggunakan teknologi itu.
Berbicara mengenai Android, kali ini saya akan menjelaskan mengenai salah satu fitur yang terdapat pada pemrograman Android yaitu system basisdata relational SQLite yang telah ter-embeded pada Android.  Database embbeded selalu menjadi cerita yang seru bagi pengguna yang ingin segalanya serba praktis. Dan, jumlah pengguna tersebut sangatlah banyak di seluruh dunia. Penulis juga merupakan salah satunya. Tak heran apabila database semacam DB(F) dan MDB sangat populer sampai hari ini. Berjuta-juta pengguna komputer di dunia ini masih menggunakan database jenis tersebut. Dengan database embbeded, semua data disimpan di dalam satu file tunggal pada umumnya, yang menjadikannya sangat mudah untuk dibagi, sangat mudah untuk dipindahkan dan secara umum, sangat mudah untuk di manage.
Terdapat tiga class pada SQLite untuk membuat database didalam sebuah aplikasi android, sebagai berikut :
1. SQLiteDatabase
SQLiteDatabase merupakan kelas yang mempunyai method seperti 
·  Insert() untuk menambahkan baris ke database
·  Update() untuk memperbarui baris pada database
·  Delete() untuk menghapus baris pada database 
·  execSQL() untuk mengeksekusi sintak SQL
2. SQLiteOpenHelper
SQLiteOpenHelper adalah subclass yang memiliki beberapa method seperti 
·  onCreate() dijalankan jika sebelumnya belum ada database
· onUpgrade() dijalankan jika sebelumnya sudah ditemukan database yang sama namun beda versi. Method ini bisa dimanfaatkan untuk mengubah skema database. 
·  onOpen() dijalankan jika database sudah dalam keadaan open
·  getWritableDatabase() memanggil database agar bisa dimasuki data 
·  getReadableDatabase() memanggil database agar bisa membaca datanya
3. Cursor
Setiap query yang dieksekusi pasti membawa nilai kembalian atau feedback. Feedback yang dihasilkan query ini disebut cursor. Jadi dengan kata lain, cursor merepresentasikan hasil query yang dieksekusi pada baris dan kolom tertentu.
Database system semacam ini jelas bertentangan dengan database yang bekerja secara client/server seperti PostgreSQL ataupun MySQL. Arsitektur database system keduanya memungkinkan adanya bagian yang jelas antara server database dan client database. Dengan demikian, untuk kebutuhan data diakses ramai-ramai, pengguna tidak perlu mengatur file sharing secara manual, karena database system-nya sendiri telah mengizinkan. Menggunakan database SQLite di Android tidak memerlukan setup database atau administrasi. Anda hanya perlu menentukan pernyataan SQL untuk membuat dan memperbarui database. Setelah database secara otomatis dikelola untuk Anda dengan platform Android. Akses ke database SQLite melibatkan pengaksesan sistem berkas. Hal ini bisa lambat. Oleh karena itu dianjurkan untuk melakukan operasi database asynchronous, misalnya melalui kelas AsyncTask. Jika sebuah aplikasi Android menciptakan database, database tersebut akan disimpan di direktori DATA / data / APP_NAME / database / FILENAME pada file explorer.
Demikianlah pembahasan singka mengenai sistem basis data SQLite pada Android. Untuk dapat memahami lebih lanjut, pembaca dapat mencari informasi dari sumber-sumber lain yang berkaita dengan pembahasan.

Daftar Pustaka:
Ardiansyah, Firdan, 2011, Pengenalan Dasar Android Programming, Depok

Noprianto, 2005, Database Embedded dengan SQLite, diakses pada 27 Januari 2014

Huda, Arif Akbarul, 24 Jam Pintar Pemrograman Android, Ebook version 2.1

Anna, Arthi Putra, 2012, Android dan Anak Tukang Sayur, Edisi 1.0 Bahasa Indonesia, Lubuklinggau

0 komentar: