Plagiarisme

Pada postingan kali ini saya akan menyalurkan pendapat teman saya mengenai kegiatan "Plagiarisme" atau disebut dengan "Pembajakan",beikut adalah ungkapan dari teman saya,"Meniru dan mengakui karya tulis orang lain, pemikiran, penemuan, pengkutipan kata tanpa disertai sumbernya merupakan bentuk dari kegiatan plagiarisme. Sudah tidak asing dong dengan istilah ini ? bahasa sederhananya pecontekan deh, dan kegiatan ‘pencontekan’ itu hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak mempunyai tanggungjawab moral maupun sosial dan pantas menyandang status sebagai plagiator. Perilaku ini sangat tidak baik (jelas) karena dapat merugikan pihak lain dan dapat ditindak pidana karena mencuri karya yang bukan miliknya, hukuman bagi seorang plagiat di tingkat sekolah maupun universitas yaitu bisa di drop out atau dikeluarkan dari instansi yang bersangkutan.   
Untuk teman-teman yang diberi tugas menulis oleh guru atau dosen, jangan suntuk dulu kemudian langsung mengambil jalan pintas dengan mengcopy-pastepekerjaan orang lain dan berpikiran ‘ah,yang penting selesai’ padahal pemikiran seperti itu salah besar, mending selesai, kalau kerjaan orang yang kita copy-paste gak terima kita ngambilnya tanpa ijin, terus diperkarakan gimana ? bukannya selesai, yang ada malah tambah panjang n repoooot. Wkwkwk  Nah, tips nya nih kalo kita dikasih tugas menulis, hajar aja dulu, keluarkan apa yang ada dipikiran kita tentang tema tulisan yang dikasih dosen atau gurunya, ambil kasus aku deh sebagai contohnya, hehe aku dikasih tugas menulis tentang plagiarisme, aku kumpulkan informasi di otak yang udah aku punya sebelumnya (mengingat kembali) tentang plagiarisme terus tumpahin deh ke word, gak usah ribet-ribet mikir kata apa dulu yang harus diketik biar bagus atau sesuai atau apa laah, langsung aja jooos ngetik kata yang muncul dipikiran untuk pertama kali dan terus seperti itu, nanti kesananya keliatan deh bentuk tulisan kita kayak gimana, kalo ada hal yang gak nyambung (diluar tema) atau ada kata-kata yang gak pas (kata-kata kasar) baru kita edit (keuntungan komunikasi secara tertulis) untuk memenuhi etika sosial, karena kita mahluk yang ber etika bukan ? hubungannya contoh diatas dengan plagiarisme adalah adanya perbedaan gaya bahasa yang dituliskan, semua orang punya gaya bahasanya masing-masing jadi bisa terlihat mana yang melakukan pencontekan atau plagiarisme dan yang bukan. Kalaupun ada kata-kata yang kita ingat dari sebuah buku yang kita baca dan ingin mengutipnya, silahkaaan, asal sertakan sumber bukunya, hal itu bukan tindakan plagiarisme.        
Oke deeeh, jadi garis besarnya adalah plagiarisme itu suatu kegiatan mengaku-ngaku hasil karya orang lain, bagi yang melakukan akan mendapat sanksi dan medapat sebutan sebagai plagiator, cara menghindari plagiarisme adalah dengan menyertakan sumber dan menulis hasil karya tulis dengan pemikiran dan bahasanya sendiri lah pastinya. hehe J   See yoouuu :* ".

Sumber blog teman saya,Sumber

0 komentar: